Selamat Ultah Blogger Purworejo, Berperan Aktif, Dengan Konten Positif

Opini
12993356_10207688373586291_5165858124698339476_n
profile
Ditulis oleh: Mbah Doyok

Pejuang Muda Nahdlatul ulama

Artikel Dibaca : 2480 Kali

Seorang penulis konten online punya alasan sendirisendiri dalam mengawali karirnya. Banyak dari mereka yang sebatas hobi menulis dan tidak kalah banyak yang tergiur dengan iming-iming monetize.

Perkembangan dunia blogger pun memiliki eranya sendiri-sendiri. Era script, dimana semua orang berlomba modifikasi blognya gila-gilaan. Forum begitu ramai dengan diskusi yang berbau script. Banyak blog yang begitu ramai dengan efek dan widget. Kemudian muncul era SEO. Banyaknya kontes SEO dan tukaran link menandai era ini. Blogger berlomba-lomba belajar tentang SEO mulai dari yang dasar hingga yang sulit. Mulai dari yang manual hingga plug ins. Mulai dari yang disebut white seo hingga black seo. Hingga akhirnya marak dengan semboyan “Konten Adalah Raja”. Blogger mulai menyadari bahwa konten adalah sesungguh-sungguhnya jiwa mereka. ‘Sharing is Caring’. Menulis artikel yang bermanfaat untuk semua orang. Tampilan mulai minimalist dan tidak terlalu banyak widget. Index Google lancar dan cepat. Perkembangan CSS dan HTML5 menyambutnya dengan berbagai upaya menarik dalam urusan typografi, responsibility, dll. Pengunjung harus mudah akses dan nyaman saat membaca.

Hingga akhirnya munculah era monetize gila-gilaan. Seiring dengan era monetize ini munculah fenomena auto post dan auto blog content. Sebenarnya monetize adalah hal yang sangat baik karena bisa jadi ini bukti nyata konsistensi seorang blogger. Menulis bertahun-tahun, mendapatkan pelanggan dan kemudian mendapatkan klik. Proses bookmark bertahun-tahun, mempunyai banyak backlink, rangking membaik dan kemudian mendapatkan kesempatan review.

Namun, kita perlu sanggup mengkritisi diri kita sendiri sebagai seorang blogger untuk mencapai sesuatu yang lebih. Ketika semua orang menjadikan ‘monetize’ sebagai tujuan awal, maka dia akan melupakan ke asyikan script, melupakan keabsahan content, tidak peduli lagi dengan konten yang bermanfaat. Alih-alih menulis sesuatu yang bermanfaat, maka dia akan cenderung menulis sesuatu yang kontroversial dan disenangi khayalak.
Nah, di ulang tahun Blogger Purworejo ini kami mengajak teman-teman blogger untuk kembali mengkritik diri. Menempa agar kita sanggup membenarkan niat awal. Segala upaya yang kita lakukan haruslah dilandasi dengan memberikan manfaat kepada sesama. Seorang blogger tidak cukup hanya berdiam diri mengeruk dollar sebanyak-banyaknya. Menulis sesuatu yang trend tanpa mempedulikan bobotnya, apa bedanya dengan menayangkan si Boy dan Mbak Refa.

Sebagai anak muda kita harus berperan aktif dengan mulai menulis konten yang positif. Menangkal berbagai artikel rasis dan kebencian dengan tindakan yang lebih produktif.
Salam Blogger Purworejo.


Tulisan Mbah Doyok Lainnya + View All

Comments


load

Blogger Purworejo © 2015 - 2016 | Design By : Kang Rofingi - Wpbtemplate.com